Tuesday, August 25, 2009

Create Application From Database

Sebelum merancang aplikasi, sebelumnya anda harus mempunyai database. Pada kesempatan perdana posting ini saya menggunakan MySQL dengan fasilitas penyambung koneksi ODBC 3.51.Contoh database yang saya gunakan pada kesempatan ini membuat biodata / user pemakai hostpot di wilayah kerja saya, lebih lanjut mari kita lihat slide - slide berikut ini :
1. Klik Menu Data - Create Application from Database, lihat gambar dibawah ini :

2. Membuat Koneksi Profile :

3.Isilah MySql Connection Databasenya, pastikan dengan benar host URL, nama database user dan passwordnya anda, sebagai contoh berikut ini

4. Setelah anda membuat koneksi dengan benar, maka akan terlihat database dan tabel yang anda tuju.

5. Setelah anda klik next, maka secara otomatis pada tampilannya sebagai berikut :

j
ika anda klik tombol panah ke kiri, maka akan tertampil

Sehingga tampilannya akan membuat aplikasi secara otomatis, supaya tampilan bagus editlah menurut anda yang lebih baik, selamat mecoba dan ketemu lagi pada tutorial selanjutnya.Terima kasih

Thursday, August 20, 2009

Kenalan dengan BlazeDS

BlazeDs adalah sebuah message adapter untuk flex dan java, BlazeDS ini bisa menterjemahkan objek dari java ke actionScript dan sebaliknya. BlazeDS mengggunkan protokol yang disebut dengan Action Message Format (AMF) untuk mengirim data kembali dan seterusnya. AMF mempunyai format binary yang artinya mempunyai pesan yang lebih kecil dibandingkan dengan pesan XML, sehingga hasilnya lebih baik dalam hal performance daripada webservice SOAP. Dasar dari Blaze diambil dari java bean (kelas value objeck), dan merubahnya menjadi sesusai dengan ActionScript Value Object. Blaze menggunakan refleksi untuk mencari kepingan bean apa saja untuk di serialize. Selama refleksi blaze menggunakan java.bean.PropertyDescriptor untuk menentukan apakah field berlaku untuk serialisasi. pada dasarnya itu berarti semau getter yang match dengan setter diserialisasi. sehinga getCostumerName() harus cocok dengan setCostumerName(String n) untuk bisa diserialisasi.
BlazeDS merupakan open source, tersedia secara free. BlazeDS didesain untuk mengirimkan data dan memproses pesan dari apllikasi Flex runtime. BlazeDS memiliki fitur sebagia berikut:
  • Proxy Service, mendukung proxy HTTP request dan merespon antara aplikasi Flex dan remote Service. Service ini umumnya digunakan saat komunikasi langsung antara client dan server dilarang karena masalah cross-domain security
  • Remoting Service, adalah sebuah server-side gateway yang memperbolehkan aplikasi Flex untuk memanggil method kelas server-side java menggunakan binary AMF
  • Message Service, Mendukung kolaborasi antara aplikasi Flex melalui arsitektur pesan hub-and-spoke. Aplikasi Flex mengirim pesan ke BlazeDS, dan BlazeDS menyebarkan pesan tersebut ke client yang terhubung
Download BlazeDS
http://opensource.adobe.com/wiki/display/blazeds/BlazeDS/

Sekilas Tentang Adobe Flex

Sebelum mempelajari teknologi Flex, rekan-rekan sekalian tentunya musti mengenal paling tidak sedikit saja mengenai teknologi Flex. Berikut ini saya akan mencoba memberikan gambaran ( semampu saya ) mengenai Flex.

Flex, atau lebih dikenal sebagai Adobe Flex merupakan suatu teknologi yang membawa perubahan paradigma dalam pengembangan aplikasi /perangkat lunak, khususnya aplikasi web. Flex sendiri merupakan gabungan dari teknologi yang telah dimiliki Adobe sebelumnya, dengan bertumpu pada platform Adobe Flash. Flex juga merupakan RIA ( Rich Internet Application ), yaitu sebuah aplikasi web yang dapat memiliki fitur dan menerapkan fungsi-fungsi selayaknya aplikasi berbasis desktop. ( Penjelasan tentang RIA, akan dibahas lebih lanjut di artikel lain ).


Bagaimana paradigma pengembangan aplikasi web dengan Flex ?

Dikarenakan bertumpu pada platform Flash, aplikasi web yang Flex-based tidak melakukan proses HTML Rendering ketika mempresentasikan dirinya melalui browser. Selain itu juga, Flex dikembangkan dengan konsep n-tier , yaitu pemisahan layer antara data access, presentation, business process dikarenakan flash tidak dapat melakukan direct connection ke data source semisal DBMS ataupun data source dalam bentuk lain.

Apa yang menjadi hal menarik dari pengembangan aplikasi berbasis Flex ?

Untuk memulai pengembangan aplikasi Flex, Adobe telah menyediakan Flex SDK ( Software Development Kit ) sebagai koleksi / pustaka kelas yang dapat dipakai baik melalui IDE ataupun secara traditional. IDE yang telah disediakan khusus oleh Adobe adalah Adobe Flex Builder ( hingga saat ini, sudah memasuki versi 3 ), yang memungkinkan developer membuat aplikasi Flex secara visual, layaknya pengembangan aplikasi desktop dengan IDE nya masing-masing. Dahulunya, beberapa developer web ( termasuk saya ),sering mengalami kesulitan ketika menyediakan content berbasis flash, dikarenakan mekanisme yang dilalui tidak sesingkat pembuatan content HTML biasa. Namun kini dengan Adobe Flex Builder, masa-masa sulit tersebut dapat dilalui dengan usaha selayaknya pengembangan aplikasi web secara tradisional ( ini pendapat pribadi, bagaimana dengan anda yang sudah mencoba ? ).

Apalagi yang menarik dari pengembangan aplikasi berbasis Flex ?

Menurut saya, hal lain yang menarik terkait dengan pengembangan aplikasi Flex adalah :

  1. Kemudahan dalam melakukan layouting aplikasi dengan fitur drag n drop komponen, tersedianya panel properties dan event untuk masing-masing komponen, serta pengaturan posisi komponen dan tampilan aplikasi secara keseluruhan melalui fitur constraint.
  2. Kemudahan koneksi ke sumber data dengan adanya fungsi yang terintegrasi untuk menyediakan RPC Service.
  3. Konsep multi layer /page pada presentasi dengan menggunakan View States.
  4. Kemudahan dalam membuat animasi transisi dan effect pada tiap-tiap komponen dan layer yang digunakan dalam pengembangan aplikasi.
  5. Compiler dan debugger yang terintegrasi, dengan beberapa opsi pilihan output.
  6. Mulai dari Flex 3 SDK, aplikasi Flex dapat di konversi secara mudah menjadi aplikasi AIR ( Adobe Integrated Runtime ) , yaitu aplikasi Web yang benar-benar berubah menjadi aplikasi desktop dengan keunggulan cross platform yang dimiliki aplikasi web.

Oke, sekian pengenalan dari saya mengenai teknologi Adobe Flex, mohon maaf jika ada kesalahan dan perbedaan persepsi. Saran dan kritik membangun sangat diharapkan.