Thursday, August 20, 2009

Sekilas Tentang Adobe Flex

Sebelum mempelajari teknologi Flex, rekan-rekan sekalian tentunya musti mengenal paling tidak sedikit saja mengenai teknologi Flex. Berikut ini saya akan mencoba memberikan gambaran ( semampu saya ) mengenai Flex.

Flex, atau lebih dikenal sebagai Adobe Flex merupakan suatu teknologi yang membawa perubahan paradigma dalam pengembangan aplikasi /perangkat lunak, khususnya aplikasi web. Flex sendiri merupakan gabungan dari teknologi yang telah dimiliki Adobe sebelumnya, dengan bertumpu pada platform Adobe Flash. Flex juga merupakan RIA ( Rich Internet Application ), yaitu sebuah aplikasi web yang dapat memiliki fitur dan menerapkan fungsi-fungsi selayaknya aplikasi berbasis desktop. ( Penjelasan tentang RIA, akan dibahas lebih lanjut di artikel lain ).


Bagaimana paradigma pengembangan aplikasi web dengan Flex ?

Dikarenakan bertumpu pada platform Flash, aplikasi web yang Flex-based tidak melakukan proses HTML Rendering ketika mempresentasikan dirinya melalui browser. Selain itu juga, Flex dikembangkan dengan konsep n-tier , yaitu pemisahan layer antara data access, presentation, business process dikarenakan flash tidak dapat melakukan direct connection ke data source semisal DBMS ataupun data source dalam bentuk lain.

Apa yang menjadi hal menarik dari pengembangan aplikasi berbasis Flex ?

Untuk memulai pengembangan aplikasi Flex, Adobe telah menyediakan Flex SDK ( Software Development Kit ) sebagai koleksi / pustaka kelas yang dapat dipakai baik melalui IDE ataupun secara traditional. IDE yang telah disediakan khusus oleh Adobe adalah Adobe Flex Builder ( hingga saat ini, sudah memasuki versi 3 ), yang memungkinkan developer membuat aplikasi Flex secara visual, layaknya pengembangan aplikasi desktop dengan IDE nya masing-masing. Dahulunya, beberapa developer web ( termasuk saya ),sering mengalami kesulitan ketika menyediakan content berbasis flash, dikarenakan mekanisme yang dilalui tidak sesingkat pembuatan content HTML biasa. Namun kini dengan Adobe Flex Builder, masa-masa sulit tersebut dapat dilalui dengan usaha selayaknya pengembangan aplikasi web secara tradisional ( ini pendapat pribadi, bagaimana dengan anda yang sudah mencoba ? ).

Apalagi yang menarik dari pengembangan aplikasi berbasis Flex ?

Menurut saya, hal lain yang menarik terkait dengan pengembangan aplikasi Flex adalah :

  1. Kemudahan dalam melakukan layouting aplikasi dengan fitur drag n drop komponen, tersedianya panel properties dan event untuk masing-masing komponen, serta pengaturan posisi komponen dan tampilan aplikasi secara keseluruhan melalui fitur constraint.
  2. Kemudahan koneksi ke sumber data dengan adanya fungsi yang terintegrasi untuk menyediakan RPC Service.
  3. Konsep multi layer /page pada presentasi dengan menggunakan View States.
  4. Kemudahan dalam membuat animasi transisi dan effect pada tiap-tiap komponen dan layer yang digunakan dalam pengembangan aplikasi.
  5. Compiler dan debugger yang terintegrasi, dengan beberapa opsi pilihan output.
  6. Mulai dari Flex 3 SDK, aplikasi Flex dapat di konversi secara mudah menjadi aplikasi AIR ( Adobe Integrated Runtime ) , yaitu aplikasi Web yang benar-benar berubah menjadi aplikasi desktop dengan keunggulan cross platform yang dimiliki aplikasi web.

Oke, sekian pengenalan dari saya mengenai teknologi Adobe Flex, mohon maaf jika ada kesalahan dan perbedaan persepsi. Saran dan kritik membangun sangat diharapkan.

No comments: