Monday, October 19, 2009

Transisi Dari Pegawai Menjadi Seorang Freelancer






Banyak orang bosan melakukan rutinitas sehari-hari sebagai pegawai. Ingin terbebas dari kejenuhan pegawai. Sehingga timbul pikiran ini beralih menjadi freelancer. Namun biasanya mereka bingung harus bagaimana, dan takut apakah saya bisa? Tentu bisa kalau anda mau mencoba. Saya ingin berbagi pengalaman saya melakukan transisi dari pegawai ke freelancer yang mungkin alurnya seperti berikut:

Pilih Profesi Freelance

Sebelum Anda melepas pekerjaan anda tentukan pilihan karir freelancer Anda terlebih dahulu secara mantap. Apakah web developer , designer, photographer, dll.

Persiapkan diri Anda

Kalau pilihan Anda sudah ada, persiapkan  diri anda untuk membangun karir dan image di profesi itu. Sambil masih menjadi pegawai coba cari project sampingan yang kira-kira bisa anda selesaikan dengan baik walau waktu anda tidak terlalu banyak karena masih bekerja sebagai pegawai. Tujuannya agar begitu anda keluar dari kantor anda punya portofolio dan pengalaman yang cukup untuk berkompetisi.

Belajar Kemampuan Seorang Freelancer

Sebelum terjun ke dunia freelancer jangan lupa belajar tentang bagaimana mengambil proyek, menghitung nilai proyek, menyiapkan kontrak, dsb. Hal ini untuk meminimalkan resiko yang tidak diinginkan ketika anda betul-betul telah masuk ke dunia freelancer. Kebanyakan kasus yang terjadi adalah karena salah perhitungan proyek, kontrak yang tidak jelas terkadang seorang freelancer melakukan pekerjaan yang lebih namun bayarannya tidak sepadan. Dan freelancer tidak dapat menolak karena takut kehilangan klient dan karena kontrak tidak jelas cakupan dan batasan pekerjaan. Anda dapat mempelajari hal teknis menjadi freelancer dari Ruang Freelancer disini.

Siapkan Dana

Anda sudah punya portofolio, siapkan dana bertahan hidup sebelum anda melepas pekerjaan anda. Karena awal menjadi freelancer adalah tahapan paling susah karena beradaptasi hidup dari gaji bulanan menjadi bayaran per proyek. Sebenarnya langkah ini bisa diatasi bila anda masih lajang dan masih tinggal dengan keluarga. Dengan tinggal dengan keluarga anda bisa mengurangi pengeluaran untuk makan dan tempat tinggal.

Branding Diri Anda

Persiapkan brand Anda karena brand inilah jualan anda nantinya untuk mendapatkan proyek. Brand yang perlu disiapkan antara lain nama brand misalnya saya memilih THINKROOMS untuk brand jualan saya. Kemudian website, kartu nama, portofolio, dan blog. Tentu sekarang makin berkembang karena anda juga tidak akan mau ketinggalan membangun brand anda di jejaring social seperti Facebook dan Twitter kan. Anda bisa membuat Facebook Page dan Twitter account untuk brand anda. Usahakan anda mengunakan nama account yang konsisten agar client anda mudah mengingatnya.

Resign Dari Kantor

Dana cadangan sudah cukup, portofolio sudah ada, brand sudah siap, dan saatnya anda resign dari kantor anda. Cari alasan yang sebaik mungkin misalnya orang tua butuh bantuan. Jangan meninggalkan kesan buruk dengan kantor anda karena ada besar kemungkinan kantor anda akan menjadi client potensial di masa yang akan datang.
Sudah bukan pegawai lagi, saatnya mencari proyek. Caranya bisa seperti berikut:
  • Masuki web-web penyedia atau penghubung proyek seperti yang dibahas di Ruang Freelance disini.
  • Bagikan kartu nama anda kepada client potensial.
  • Jangan ragu meminta kerjaan kepada teman, kerabat, atau bekas kantor anda.
  • Promosikan keteman anda bahwa anda seorang freelancer dan bisa membantu teman anda bila mereka atau teman mereka membutuhkan tenaga anda.
  • Rajin bersosialisasi dengan para freelancer lain, siapa tau kecipratan pekerjaan dari mereka.

Semangat dan Terus Belajar

Jangan cepat menyerah, dan belajar dari tiap kesalahan. Freelancer awalnya memang sedikit berat untuk dimulai. Namun bila anda dapat melewati tahap awal, brand anda sudah baik dan dikenal maka pekerjaan akan datang dengan sendirinya.
Mungkin baru itu yang terlitas dipikiran saya bagaimana pengalaman saya bertransisi dari pegawai menjadi freelancer. Mungkin banyak para freelancer yang punya pengalaman yang lebih hebat bagaimana mereka memulai karir mereka menjadi freelancer dan bisa ditambahkan disini.

No comments: